Wisatawan Australia ke Bali Meningkat 39,05 Persen

Kompas.com - 10/01/2010, 09:09 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com - Wisatawan Australia berliburan ke Bali sebanyak 398.787 orang selama sebelas bulan periode Januari-November 2009, meningkat 39,05 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat 286.796 orang.

"Mereka datang ke Bali sebagian besar lewat Bandara Ngurah Rai dengan menumpang pewawat udara yang terbang langsung dari negaranya. Hanya 862 orang melalui pelabuhan laut dengan menumpang kapal pesiar," kata Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Bali Ida Komang Wisnu di Denpasar, Minggu (10/1/2010).

Ia mengatakan, masyarakat Negeri Kangguru menempati urutan teratas dibanding sepuluh negara yang terbanyak memasok turis ke Bali, dengan memberikan kontribusi sebesar 18,44 persen dari seluruh wisman ke Pulau Dewata sebanyak 2,16 juta orang selama sebelas bulan pertama 2009.

Kunjungan wisman secara keseluruhan itu meningkat 13,31 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya tercatat 1,90 juta orang.

Masyarakat Australia dan Jepang selalu bersaing menempati urutan pertama dan kedua dalam memberikan kontribusi terbanyak bagi kunjungan wisatawan ke Bali.

"Bahkan masyarakat Australia menganggap Bali sebagai rumahnya kedua, karena hampir setiap tahun memilih Bali sebagai tempat berlibur yang aman, nyaman dan menarik," tutur Ida Komang Wisnu.

Dari sepuluh negara terbanyak memasok wisman ke Bali, enam negara mengalami peningkatan yang cukup signifikan dan empat negara lainnya mengalami penurunan.

Enam negara yang mengalami peningkatan, selain Australia, juga China sebesar 58,93 persen, Malaysia 5,99 persen, Prancis 47,23 persen, Inggris 12,44 persen, Belanda 21,34 persen dan negara-negara lainnya 12,89 persen.

Empat negara yang mengalami penurunan meliputi Jepang 4,51 persen, Korea Selatan 7,31 persen, Taiwan delapan persen dan Jerman 4,20 persen, tutur Ida Komang Wisnu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau